Wednesday, May 16, 2012

(Resep) Crinkle Cokelat

1/2 cup minyak sayur
4 kotak (4 ounce) cokelat masak leleh
2 cup gula pasir
4 btr telur
2 sdt vanila
2 cup tepung terigu
2 sdk baking powder
1 sdk garam
1 cup gula halus


  • Panas kan oven hingga 350 derajat.
  • Campur minyak, cokelat, dan gula pasir hingga rata.
  • Masukkan telur satu demi satu hingga benar-benar tercampur rata.
  • Tambahkan vanila.
  • Masukkan tepung terigu, baking powder, dan garam kedalam adonan minyak.
  • Dinginkan selama beberapa jam atau semalaman.
  • Buat adonan menjadi bulatan-bulatan sebesar sendok teh, kemudian gulingkan ke atas gula halus.
  • tempatkan bulatan-bulatan di atas panggangan yang sudah diolesi mentega dengan masing-masing berjarak 5 cm dan panggang selama 8-10 menit.


Susan Engebrecht

Friday, May 11, 2012

Terlalu Banyak Itu Tidak Cukup !

Bangsa Swiss mengonsumsi cokelat per kapita lebih banyak dibandingkan negara mana pun, rata-rata 22 pon cokelat per tahun; bangsa Amerika mengonsumsi sebelas pon. Orang Inggris berada diantaranya dengan rata-rata tujuh belas pon cokelat (atau sekitar 180 batang) per orang per tahun. Mereka benar-benar menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli cokelat daripada buah dan sayuran dijadikan satu.

Yang Terhebat dari Keduanya

Satu penelitian ilmiah komprehensif menyimpulkan bahwa bagi sebagian besar orang, makan cokelat menghasilkan kenikmatan, baik yang bersifat antisipatif maupun konsumtif. Hal itu lebih merupakan satu tindakan memanjakan diri ketimbang keadaan kecanduan. Lima belas persen kaum pria dan empat puluh persen kaum perempuan mengakui memiliki nafsu akan cokelat, dan sebagian besar nafsu akan cokelat muncul di akhir sore atau awal petang.

Thursday, May 10, 2012

Biji-biji Ramah Lingkungan

Saat ini, dua pertiga kokoa dunia diproduksi di Afrika, namun hingga minyak ditemukan, kokoa menjadi ekspor nomor satu Vanezuela.

Di sepanjang garis pantai Karibia negeri itu dan di sekeliling pinggiran Danau Maracaibo, banuak produsen kakao Venesuela belakangan ini melihat kebangkitan kembali permintaan sejak mereka beralih ke teknik pertanian organik.

Sekarang, biji-biji kakao mereka lebih disukai oleh banyak gourmet cokelat. Biji-biji kakao organik memberikan hasil empat kali lipat dibanding biji-biji lain, yang membantu kompensasi para petani atas kerja keras intensif mereka. Para pakar menilai tinggi varietas biji-tunggal Venesuela, yang menghasilkan kokoa yang lebih murni serta beraroma.

Nafsu Presiden akan Permen

Sebelum menjadi presiden, Abraham Lincoln memiliki toko bahan pangan di Illinois. Ketika mempelajari catatan pembukuannya yang memudar, para peneliti menemukan bahwa satu-satunya produk makanan yang dikemas serta di iklankan yang dijual di tokonya adalah Bake's Breakfast Cocoa.

Thomas Jefferson juga merupakan penggemar berat cokelat panas.

Kelezatan Cokelat di Ransum Tentara

Sejak hari-hari Perang Kemerdekaan Amerika, cokelat sudah menjadi bagian dari ransum tentara. Cokelat, setidaknya esens cokelat yang dibuat dari biji kakao tumbuk, merupakan sumber makanan berkonsentrasi tinggi, tidak menggembung, dan mudah dibawa.

Sekarang, cokelat lebih dianggap sebagai hidangan penutup yang manis ketimbang sumber makanan utama.

Rasa Untuk Banda Manis Itu

Cokelat terbaik mengandung sedikitnya 55 persen kokoa padat yang menyumbangkan rasa manis-pahit. Namun 90 persen lebih orang Amerika lebih menyukai cokelat susu, yang lebih manis, memiliki kandungan lemak lebih tinggi, dan mempunyai kandungan kokoa padat lebih rendah dibanding cokelat pahit-manis atau dark chocolate.